Beranda » Articles posted by REEFOOT ADVENTURE (Page 2)

Author Archives: REEFOOT ADVENTURE

rc#99 ganti komstir

kenyamanan dalam beradventure tentu dibutuhkan oleh penunggang motor trail, salah satunya adalah kenyamana dalam mengendalikan stang, dimana komstir harus selalu di jaga dan di service, makanya rc#99 selalu rutin mengecek nya

trail ganti komstri

apabila dirasa perlu di ganti, maka komstir harus di ganti demi kenyamanan beradventure ria

trail ganti komstri1

trail ganti komstri2

trail ganti komstri3

trail ganti komstri4

salam service

ReeFooT Adventure Padarincang

RC#99 bersih – bersih

setelah seharian tim reefoot ber-adventure ria, maka kita juga jangan melupakan si kuda besi yaitu membersihkan nya

99 cuci

99 cuci1

99 cuci2

salam bersih – bersih

reefoot adventure padarincang

event ultah T’BAS Sirih

 

event yang dilakukan oleh komunitas motor adventure T’Bas Sirih Anyer di ikuti oleh beberapa komunitas baik dari daerah kabupaten serang maupun dari luar, event ini di selenggarakan di Sirih Anyer yang di sponsori oleh Kepala desa setempat dan T’BAS

1358651699903

1358649008757

1358651740316

acaranya pun sangat ramai dan tidak ketinggalan tim reefoot adventure padarincang ikut adil di dalamnya

Tiem refoot

1358655925200

1358655988080

salam adventure

ReeFooT Adventure Padarincang

 

 

Jalan Bareng ke Gunung Malang

Jalan Bareng ke Gunung Malang

Teknik dasar mengendarai sepeda motor trail

Rc377

Kelengkapan pelindung tubuh 
Perlengkapan untuk pengendara motokros/dirt rider:
Kaus kaki panjang dipakai pada langkah yang pertama , gunanya untuk mengurangi gesekan antara kaki dengan sepatu boot. Selain itu juga untuk menyerap keringat karena dalam sepatu boot yang tinggi udara di dalam cukup panas. Setelah itu langkah berikutnya mengenakan pelindung lutut. Terbuat dari bahan plastik keras dipasang dengan karet yang melingkar di seputar lutut. Untuk proteksi yang lebih baik lagi ada sebuah alat bernama knee brace. Alat ini memperkuat persendian lutut dengan engsel yang biasanya terbuat dari besi campuran yang ringan sehingga memungkinkan lutut untuk bergerak hanya dua arah yang lurus.
Mengenakan celana khusus untuk motokros. Celana ini biasanya terbuat dari kanvas yang memungkinkan udara dapat keluar dan masuk. Memiliki bantalan di sekitar lutut bagian dalam, pinggang dan paha bagian luar. Tahan terhadap gesekan dan sukar untuk terkoyak. Dalam memilih celana balap yang baik perlu diperhatikan tingkat kekuatan dan kenyamanan pemakaiannya, sebab pabrikan yang bermutu sangat memperhatikan keleluasaan gerak pemakai.
Sepatu balap (boot) motokros merupakan kelengkapan penting yang sering diabaikan, hal tersebut terjadi karena harga sepatu khusus ini relatif cukup mahal. Biasanya terbuat dari kulit, tetapi dengan perkembangan ilmu pengetahuan saat ini sering kita jumpai sepatu balap yang dibuat dari bahan campuran sintetis (plastik, polyurethane). Namun semua itu bertujuan untuk memberi perlindungan dan kenyamanan yang maksimal. Perlu diperhatikan pada pemakai diharuskan mengencangkan semua kunci pengaitnya, supaya tidak mudah lepas. Sepatu ini akan melindungi pengendara dari batu, tanah, benturan dengan sepeda motor serta panas dari pipa saluran sisa pembuangan udara (knalpot).
Memakai kaos lengan panjang (jersey) yang memiliki bantalan pada siku tangan. Kaos ini selain melindungi kulit juga dapat menyerap keringat pengendara. Relatif cepat kering dan tidak membatasi kulit tubuh untuk bernafas. Biasanya untuk melindungi siku pada lengan jersey terdapat busa (pad) pelindung atau pengendara khusus menggunakan pelindung siku (elbow pad) supaya lebih aman.
Pengendara motokros akan sering mengalami guncangan dalam berkendara dan guncangan yang cukup keras bisa menyebabkan cedera pada bagian dalam perut. Untuk mengantisipasi hal tersebut para pengendara motokros memakai sabuk yang ukurannya lebar (belt). Biasanya pada bagian belakang terbuat dari bahan yang keras dan bagian depan elastis. Tujuannya untuk memberi perlindungan pada perut juga bagian pinggang serta sebagai penyangga tulang punggung bagian bawah.
Memakai pelindung dada (chest protector) untuk melindungi tulang rusuk, dada, hingga ke punggung bagian atas. Terbuat dari plastik keras dengan bantalan pada bagian tertentu. Benturan dengan stang kemudi serta batu dan tanah dari arah depan dapat menyebabkan cedera yang cukup serius, hendaknya pengendara menyadari betul pentingnya pelindung ini.
Helm atau pelindung kepala, merupakan faktor paling penting dari semua peralatan pelindung tubuh. Sebagai pusat saraf kepala juga paling rentan terhadap benturan yang keras. Oleh karena itu dalam memlih helm perlu diutamakan kualitasnya. Biasanya helm untuk pengendara motokros dan enduro lebih banyak memungkinkan udara untuk bersirkulasi, fungsinya untuk memberi pernafasan yang baik. Selain itu dilengkapi juga dengan pet helm (visor) untuk melindungi cipratan tanah juga terhadap sinar matahari yang menyilaukan. Tidak memerlukan kaca pada bagian depan karena pengelihatan pengendara akan dilindungi oleh kacamata khusus (goggle). Perlu diingat bahwa ukuran helm harus cocok dengan kepala pengendara dan tidak dapat dipinjamkan ke orang lain. Kunci pengait helm harus terpasang dengan baik bila memakainya.
Sarung tangan juga merupakan faktor yang penting, dipakai terakhir sebelum mengenakan kacamata. Berfungsi untuk melindungi tangan akibat gesekan dengan grip stang, juga terhadap lemparan kerikil atau pecahan tanah keras dari akibat dari sepeda motor di depan. Sarung tangan motokros harus elastis dan nyaman. Dalam penggunaannya harus diperhatikan ukuran yang tepat serta pengunci harus terpasang.
Kacamata khusus untuk motokros (goggle). Kaca terbuat dari kaca plastik (lexan lens), memberi perlindungan untuk mata dari debu. Pada bagian dalam terbuat dari busa yang empuk dan memberi kenyamanan pada wajah. Cara pemakaiannya dengan memasukkan kaca terlebih dahulu baru karet (strap) di pasang melingkari helm kearah belakang.
Untuk pengendara trail adventure jarak jauh jangan lupa untuk membawa jas hujan serta celananya, membawa beberapa perlengkapan seperti kunci 8, 10, 12, tang, obeng, alat penarik, dsb.

Menyiapkan Sepedamotor
Sering terjadi sepedamotor anda tidak dapat berfungsi dengan baik akibat kelalaian dari pengendara. Selain perawatan yang teratur, setiap kali hendak berkendara, pengendara harus melakukan pemeriksaan ulang terhadap bagian tertentu. Bagian sepedamotor yang harus diperhatikan sebelum menjalankan kendaraan adalah:
a) Tangki bahan bakar
b) Oli mesin
c) Kabel-kabel rem, kopling dan gas
d) Pengoperasian tuas-tuas rem, kopling, dan perseneling
e) rantai serta gir depan maupun belakang
f) Jari-jari roda
g) Saringan udara
h) Busi serta pengapian

Teknik-teknik dasar ini juga dipakai oleh para pemula yang hendak terjun keolahraga motokros saya coba berbagi dengan rekan-rekan untuk melakukan olahraga roda dua ini dengan teknik yang baik dan sebagaimana mestinya. Dari teknik-teknik dasar ini, nantinya dapat dikembangkan sendiri atau mengikuti pelatihan kembali dalam tingkat yang lebih tinggi.
Adapun materi pelatihan akan dibagi dalam 5 sesi:
1. Pre riding preparation
a. Kelengkapan pelindung tubuh
b. Pengenalan olah raga offroad roda dua
2. Bike inspection and warming up
a. Menyiapkan Sepeda motor
b. Pemanasan tubuh sebelum berkendara
3. Teknik berkendara di berbagai rintangan (teori, demo dan praktek)
a. Posisi tubuh yang baik di atas sepeda motor
b. Penguasaan kendaraan
c. Pengenalan jenis lintasan
d. Teknik melewati tanjakan, turunan serta jalan bergelombang.
e. Teknik menikung
4. Free Fun Riding
5. Evaluasi hasil pelatihan

Teknik menikung
Dalam olah raga balap otomotif hal yang paling menjadi perhatian adalah saat menikung. Kelebihan seorang pembalap dibandingkan lainnya dapat dilihat dari caranya melibas tikungan. Semakin baik seorang pengendara melewati tikungan maka dapat dipastikan ialah sang juara. Pada kesempatan kali ini apa yang akan dibahas bukanlah menjadi yang tercepat tetapi bagaimana pengendara dapat melewati tikungan dengan aman.

Berbagai bentuk tikungan :
a) Tikungan oval
b) Tikungan 900
c) Tikungan 1800
d) Tikungan menurun
e) Tikungan menanjak
f) Tikungan rata dan licin
g) Tikungan off chamber
h) Tikungan bertanggul
i) Tikungan berjalur

Yang perlu diperhatikan dalam melewati jenis tikungan yang berbeda-beda ini adalah :
– Kecepatan membaca kontur lintasan
– Arah pandangan mata
– Kontrol tenaga mesin
– Titik pengereman
– Titik buka gas
– Posisi tubuh
– Mengarahkan sepeda motor
– Kemiringan sepeda motor

Ekstra: 
Teknik Jumping/ melompat
Jumping dalam olahraga motokros atau enduro merupakan tontonan yang paling menarik sekaligus paling membahayakan. 85% cedera serius pembalap motokros terjadi ketika melakukan aksi jumping. Jangan main-main dengan yang satu ini, apabila belum menguasai tekniknya sebaiknya hindari aksi ini.

Dalam pelatihan ini akan diajarkan teknik dasar melompat bukan dengan kecepatan serta terbang tinggi tetapi sekali lagi, bagaimana menyikapi pengendara menghadapi rintangan seperti ini dengan aman.
Hal-hal yang harus diperhatikan sebelum melewati rintangan ini:
– Pemilihan jalur
– Jarak tempuh awalan
– Sudut kemiringan rintangan
– Kesiapan dan kelenturan tubuh
– Posisi tubuh
– Kecepatan sepeda motor
– Penggunaan suspensi sepeda motor
– Melayang dengan terkontrol
– Mendarat dengan baik

Demikian gambaran secara global tentang teknik dasar mengendarai sepeda motor trail, Semoga bermanfaat apabila ada kekurangan saya mohon maaf dan mohon masukannya. Dengan harapan semoga dikemudian hari saya dapat melengkapi isi secara detail dari pengertian-pengertian yang belum dijelaskan diatas Atas perhatiannya terima kasih.

Cara Mudah Merawat Motor Trail

Namun, walaupun tangguh, bukan berarti motor ini tak bisa rusak lho.

Gambar

Motor trail, juga harus dirawat dengan baik, Beraksi diatas motor trail atau motocross memang sangatlah mengasyikkan, dan ternyata juga bisa menghilangkan stres terutama bagi mereka yang menggemari olah raga ekstrim.

Motor trail memang dikenal sebagai motor yang kuat, karena bisa digunakan di segala kondisi, mulai dari jalanan aspal, becek, licin, hingga diatas bebatuan. Namun, walaupun tangguh, bukan berarti motor ini tak bisa rusak lho. Untuk itu, pemiliknya pun harus pintar dan cermat merawatnya.

Nah, bagi Anda yang memiliki motor trail atau motocross, berikut ini adalah beberapa cara mudah merawat motor trail Anda dari Kojek President Reefoot Adventur Padarincang.

Jaga kebersihan motor

Jagalah kebersihan motor Anda. Jangan biarkan motor Anda dalam kondisi kotor, apalagi saat digunakan di medan yang becek dan berlumpur. Hal ini memang sengaja dilakukan, guna menghindarkan motor Anda dari karat akibat kotoran lumpur maupun air hujan.

Kampas rem maupun kampas kopling bisa habis hanya dalam satu kali race

Jangan lupa untuk selalu mengecek bagian-bagian onderdil motor trail Anda, seperti kabel kopling, seher atau piston, silinder head, karburator, upside down dan lain-lain. Langkah ini bertujuan agar power pada motor tidak berkurang saat digunakan nanti.

Cek bagian rantai

Sehabis digunakan, jangan lupa memberikan pelumas atau oli pada rantai motor trail Anda. Hal ini jangan sampai terlewatkan, karena bisa membuat rantai aus, dan akhirnya berdampak pada kelancaran penggunaannya.

Kampas rem dan kampas kopling

Kampas rem dan kampas kopling juga perlu mendapat perhatian khusus. Kedua bagian ini tidak kalah penting dengan parts lainnya. Terlebih, kampas rem maupun kampas kopling bisa habis hanya dalam satu kali race.

Periksa Kabel

Pada bagian ini, hal utama yang harus diperiksa yaitu kabel pada bagian CDI maupun kabel gas. **MS

MEMILIH UKURAN BAN TRAIL YANG PAS

Gambar

Seorang teman baru saja mengganti motor trailnya dengan ban baru, maklum ban belakangnya sudah mulai ompong sana sini digerus jalur offroad. Begitu ban baru terpasang, dia kaget sekali, “lho koq motor saya jadi lebih tinggi?” Lagi-lagi harus maklum, teman yang satu ini tingginya relatif standar Indonesia, sementara motornya yang warna orange itu standar Eropa. Jadinya ketika ban belakang diganti yang baru, kog malah kaki jadi jinjit, tidak napak ke tanah. Wah khan jadi repot tuh waktu offroad di jalur yang susah.

Tambah tingginya motor akibat pergantian ban itu disebabkan oleh ukuran ban yang kurang pas. Lho bukannya ukuran diameter bannya sama, yaitu 18? Memang ukuran diametr ban yang diganti itu sama yaitu 18, Cuma ukuran lebar dan ketinggian bannya berbeda. Ini yang membuat motor jadi sedikit lebih jangkung.

Ukuran ban trail yang beredar kebanyakan memakai ukuran mili meter, misalnya 100/90-18 atau 100/110-18. Angka 18 di belakang itu jelas menunjukan ukuran diameter roda/pelk yang memakai ukuran inci. Nah yang harus dicermati adalah angka yang di depan, karena ini menunjukan lebar dan tinggi ban.

Maka jika ban trail itu ukurannya 100/90 maka artinya lebar ban itu adalah 100 mm dan tingginya 100X(90/100) = 90 mm. Kalau ukuran bannya 100/110 maka lebar bannya 100 mm dan tingginya 100X(110/100) = 110 mm. Nah otomatis ketika bannya diganti dengan ukuran 100/110 maka ada perbedaan ketinggian sebesar 20 mm, ini yang membuat motor jadi terasa lebih jangkung.

Ban trail yang ukuran lebih lebar lebih enak untuk menapak atau mencengkeram tanah. Ini sangat baik dipakai di medan yang licin. Namun kelemahannya karena ukurannya lebih lebar maka menjadi sedikit kurang lincah dibandingkan dengan ukuran ban yang lebarnya lebih kecil.

Diameter ban yang lebih besar misalnya ukuran ban depan 21 dan belakang 18 inci itu akan lebih enak dipakai untuk melibas jalur offroad yang penuh gundukan atau cerukan tanah dibandingkan ukuran ban 19/16. Ukuran ban depan 19 dan belakang 16 ini seperti yang dipakai oleh kawasakI KLX 150. Sehingga tak heran banyak pemakai KLX 150 yang mengganti bannya dengan ukuran depan 21 dan belakang 18, dengan konsekuensi berat motor menjadi lebih bertambah. (C001)

Artikel lain tentang tips memilih tipe ban yang pas untuk motor trail bisa dilihat di link berikut: http://indo-dirtbike.blogspot.com/2011/06/tips-memilih-ban-trail-untuk-offroad.html

TIPS OFF ROAD: MELIBAS JALUR BERBATU

Gambar

Bagi kebanyakan orang jalur berbatu adalah jalur yang paling menyiksa, sehingga seringkali sebisa mungkin dihindari. Namun bagaimana jika jalur berbatu itu adalah satu-satunya jalur yang harus dilalui untuk mencapi lokasi tertentu? Tentunya mau tidak mau kita harus melewatinya. Simak tips dari Destry Abbot, pembalap EnduroCross dan peraih medali emas ISDE, serta pengalaman tim CHEELA berikut ini.

Ketika melalui jalur berbatu, posisi badan harus berdiri, jangan pernah duduk manis di jok motor. Dengan posisi berdiri, selain akan mengurangi guncangan yang berakibat energi lebih terkuras, juga akan membuat handling motor lebih enak. Posisi berdiri juga membuat kaki pengendara berfungsi seperti suspensi kedua. Memang awalnya akan capek jika mengendarai motor trail dengan posisi berdiri, namun dengan latihan dan bertambahnya jam terbang, maka hal ini akan menjadi mudah untuk dilakukan.

Kesalahan yang sering dilakukan pengendara adalah pandangan mata selalu ke bawah, melihat spatbor depan. Coba pandangan mata arahkan ke depan, ke arah jalur yang akan dilalui, kira-kira 5 sampai 10 meter kedepan, sehingga otak kita akan segera merespon dan memerintahkan tubuh kita untuk siap-siap melalui jalur berbatu itu.

Di jalur berbatu, apalagi batu-batu lepas, pastikan jari tangan siap sedia di tuas kopling. Ini jaga-jaga jika sewaktu-waktu ada masalah, misalnya tergelincir atau mau jatuh, anda akan segera bereaksi cepat dengan menekan kopling untuk memindah gigi atau setengah kopling untuk menambah akselerasi. Tarik gas motor dengan lembut, tidak perlu “diblayer-blayer” yang justru akan membuat motor menjadi tidak terkendali dan energi anda akan terkuras. Jangan gunakan gigi rendah di jalur berbatu.

Jika sepanjang jalur itu dipenuhi batu, pilihlah lewat jalur yang ukuran batunya besar, karena batu besar lebih stabil dibanding batu ukuran kecil. Batu-batu kecil lebih rawan lepas dari tanah yang akan membuat ban motor anda menjadi tidak menampak dengan sempurna.

Hal lain yang harus diperhatikan adalah tentang isi atau tekanan angin di ban. Tekanan angin di ban jangan terlalu keras, karena ini akan membuat motor terpantul-pantul dan getaran di tangan akan lebih terasa kuat. Bisa-bisa tangan akan lemas tidak berdaya. Namun tekanan angin juga jangan terlalu lembek, karena kalau terlalu lembek itu akan membuat ban dalam rawan bocor akibat dihajar jalur berbatu. Sering ada kasus setelah melewati jalur berbatu, ban dalam menjadi sobek atau pentil ban copot. Ini semua karena tekanan angin di ban terlalu lembek.

Jika sudah terlatih dan paham tehniknya, melewati jalur berbatu bukanlah menjadi rintangan berarti. Justru akan ada kenikmatan tersendiri jika berhasil melewati jalur berbatu dengan lancar dan hemat energi. Selamat menikmati jalur berbatu! (sumber: Dirt Rider Magazine dan CHEELA).

Daftar Harga Trail KTM dan Husaberg 2013 di Indonesia

 

Memasuki tahun 2013 sudah mulai muncul beberapa penawaran di facebook tentang harga motor trail merek KTM dan Husaberg. Salah satu yang berani posting dengan transparan tentang daftar harga dua motor kelas dunia itu adalah Ericson. Ini patut dihargai, karena sudah waktunya penjual motor trail tidak “sembunyi-sembunyi” soal harga, langsung transparan sehingga konsumen bisa mengukur isi kantongnya. Sudah tidak zamannya lagi kirim info harga lewat PM (private message). 

Ini dia daftar harga motor trail KTM dan Husaberg versi tahun 2013 yang ditawarkan oleh Erickson dari Jakarta.

KTM:

Gambar

350 SXF CAIRIOLI EDITION : 140 juta

Gambar

FREE RIDE 350 : 108 juta

REGULAR EDITION:

250 CC : 116 juta
350 CC : 121 juta

Gambar

KTM SIX DAYS EDITION 350 CC 4T : 130 juta

HUSABERG:

Gambar

FE 250 : 125 juta

Gambar

FE 350 : 130 juta

 

Gambar
FE 501 : 140 juta

NOTE : SEMUA BARANG NO PAPER !

sumber :http://www.indonesiandirtbike.com/2013/01/daftar-harga-trail-ktm-dan-husaberg.html

http://www.bikersneedshop.com/

http://www.bikersneedshop.com/

temapt jualan

Ikuti

Get every new post delivered to your Inbox.